- Hidup itu seperti sungai kadang mulus dan kadang berbatu
- Pelaut ulung tidak lahir di laut yang tenang
- Allah tidak memberikan yang kita harapkan tetapi memberikan yang kita butuhkan
- Sungguh indah rencana kita tetapi rencana allah jauh lebih indah
- Dalam perang sulit menentukan mana pahlawan dan mana penjahat
- Zamrud hijau seperti hutan yang lebat safir biru bagaikan lautan yang luas rubi merah bagai daun gugur di musim gugur apa gunanya jika tidak ada kebahagiaan dianataranya
- Tanpa arah dan tujuan apa arti sebuah perjalanan
- Orang yang mengetahui jauhnya perjalanan maka ia akan bersiap siap
- Orang tua telah mengalami apa yang kita alami
- Teman terbaik kita ada di rumah kita selama ini
- Teman nongkrong terbaik adalah buku
- Usaha yang baik akan menghasilkan hasil yang baik pula
- Senyum itu seperti mentari jika ada ia akan memberikan kehidupan di bumi jika tak ada maka dunia akan gelap gulita
- Manusia diciptakan untuk menjadi khalifah(pemimpin) di bumi
- Kesempatan tidak datang berkali kali
- Lihat dan perhatikanlah maka kau akan menjadi orang yang tahu
- Teman terbaik adalah yang membantumu dalam kebaikan
- Laut adalah sesuatu yang suci jika benda kotor masuk kedalamnya ia akan mengeluarkannya
- Hidup itu seperti sungai kau tak bisa mengaturnya maka biarlah ia yang mengatur mu
Kamis, 16 Januari 2014
KM
Usaha dan Hasil
Sebagai
manusia pada umumnya, kita tidak dapat menghindari yang namanya proses dan
hasil. Proseslah yang membawa kita pada hasil. Namun kebanyakan dari manusia
masih menganggap hasil adalah yang terpenting. Padahal proses yang baik akan
mengantarkan pada hasil yang baik pula.
Contoh
kasus, seorang anak mengikutii ujian. Proses yang benar dengan tekun sehingga
ketika ujian dia bisa. Namun jika prosesnya salah, yaitu ketika ujian dia
mencontek, maka buruk pula hasilnya. Walaupun ‘mungkin‘ (karena yang dicontek
belum tentu benar) hasil ujiannya bagus, apakah dijamin ia akan paham tentang
pelajaran itu kedepannya?
Dalam
banyak hal, memang hasil dapat dilihat secara lebih nyata dari pada prosesnya.
Misalkan di pengadilan, seorang yang terbukti menjadi maling ayam, akan dihukum
sesuai tuntutan hukumannya, jarang dilihat bagaimana proses pencurian itu
terjadi, misalkan ia mencuri karena ada anggota keluarganya yang sedang
kelaparan atau sakit. Bisa jadi, justru si pemilik ayam itu yang dihukum karena
membiarkan tetangganya kelaparan atau sakit – sakitan.
Tanpa
adanya proses, tidak aka nada hasil. Tidak peduli bagaimana prosesnya, hasill
selalu ada. Namun kebanyakan orang terpaku kepada hasil. Sehingga mengabaikan
proses yang baik seperti contoh diatas tadi.
Manusia
adalah makhluk yang lemah. Sebagai manusia kita seharusnya lebih memperhatikan
prosesnya dari pada hasilnya. Biarlah Allah SWT yang menentukan bagaimana hasil
dari proses yang kita jalani. Toh Allah tidak melihat hasil kita, namun proses
yang kita lakukan untuk mencapai suatu tujuan atau hasil.
Berbeda
dengan pemikiran manusia yang lebih mementingkan hasil dari pada proses itu
sendiri. Karena seperti itulah sifat alami manusia yang selalu ingin instan.
Padahal dari proses itu kita akan belajar, bagaimana melakukan hal yang benar. Dan jika kita salah dalam proses, itu akan menjadi
pelajaran agar kita tidak salah lagi dalam proses selanjutnya. Karena sebagai
manusia kita hanyalah berhak menjalani proses saja sedangkan hasil adalah hak
yang maha kuasa.
Sepatah
kata dari saya untuk memotifasi, dan agar kalian mengetahui sesuatu yang
penting untuk diketahui.
Memang
benar malaikat kubur tidak bertanya “apakah kamu semasa hidup mencontek?”
tetapi malaikat kubur akan bertanya kepada kalian “halalkah harta yang kau
miliki semasa hidup?” bagaimana harta yang kita pergunakan untuk menghidupi
keluarga kita suatu hari nanti bisa halal, jika ijazah yang kita pergunakan
untuk melamar kerja adalah hasil dari mencontek.
ini adalah sebuah kata-kata hasil pemikirannya selama ini dari seorang remaja yang saya kenal,"Wahai anak muda zaman sekarang, yang sedang melaksanakan ujian-ujian kalian di sekolah masing-masing.Pernahkan kalian memikirkan kenapa kalian harus mencontek? tidak bisakah kita semua sadari, kita sebagai pemuda muslim yang berakhlak baik harus memahami tentang mencontek dari sudut pandang syari'at islam?Sebaiknya kita teliti, apakah mencontek itu adalah suatu perbuatan yang curang? apakah curang itu diperbolehkan dalam agama islam?Ternyata tidak diperbolehkan! Allah SWT juga Rasul-Nya melarang kita umat islam mendapatkan sesuatu dengan menghalalkan segala cara, mencontekpun menghalalkan segala cara.
Mari pikirkan baik-baik, jadi apakah hasil ujian kita atau nilai-nilai kita ketika lulus nanti? akan jadi rapot dan ijazah. Apakah ijazah dan rapot diperlukan untuk kuliah atau bekerja nanti? ternyata perlu (memang ada pekerjaan yang tidak perlu ijazah, jadi pemulung misalnya. itu apabila kita ingin jadi pemulung)Nah apa jadinya ketika kita kuliah atau bekerja menggunakan hasil dari keharaman? sungguh Na'dzubillah min dzaalik. kita akan menafkahi diri dan keluarga dengan sesuatu yang haram.Lalu apa gunanya kita semua belajar 6 tahun, 9 tahun, 12 tahun dst. kalau saja eksekusinya adalah mencontek? buat apa kalian semua belajar? sia-sialah kita. merugilah kita.Wahai pemuda, mari sejenak kita pikirkan akan hal ini"
Mudah
mudahan tulisan yang tidak terlalu bagus ini (karena yang buat belum
professional dalam hal membuat artikel) dapat mebuat kita termotifasi dan
introspeksi juga memperbaiki diri kita menuju kearah yang lebih baik lagi.
Amin.
Selamat
mengerjakan soal Ujian
Kenaikan Kelas
bagi siswa dan siswi MAN2 dan seluruh siswa yang sedang menghadapi ujian.
Mudah mudahan dapat mengerjakan soal ujian dengan baik tanpa mencontek pastinya.
Jumat, 20 Desember 2013
Fakta Menarik Tentang Api
Ide punulisan tentang api ini adalah dari pertanyaan rekan kantor yang menanyakan "Apa itu api?". Inilah fakta menarik tentang api yang berhasil disarikan.
1. Pertanyaan yang pertama. Apakah api sebuah benda? Bukan!. Api merupakan peristiwa, bukan benda. Dengan memanaskan kayu atau bahan yang mudah terbakar lain akan melepaskan uap volatil yang jika bercampur dengan oksigen dapat terbakar di udara; pijar gas yang dihasilkan semakin memanaskan bahan bakar dan melepaskan uap lebih banyak.
2. Apakah Api dapat menghasilkan air? bisa dikatakan benar. Dengan menempatkan sendok di atas lilin yang menyala, tapi tentu saja tidak sampai menyentuh sumbu, kita akan amati adanya uap air yang mengembun pada logam, karena lilin sama seperti kebanyakan bahan organik, mengandung hidrogen. Hidrogen yang terikat dengan oksigen menghasilkan H2O ketika terbakar. Makanya kadang air juga terlihat keluar dari knalpot mobil.
3. Semakin banyak oksigen, semakin panas api. Udara mengandung 21 persen oksigen; dengan menggabungkan oksigen murni dengan asetilena, maka kita dapatkan api yang dapat membakar lebih dari 5.500 derajat Fahrenheit, biasa diaplikasikan dalam bengkel bubut.
4. Setiap 52 tahun, ketika sebuah siklus kalender berakhir, suku Aztec akan memadamkan api diseluruh kerajaan. Pendeta/Pemuka akan menyalakan api baru di dada korban/sacrifice yang telah dirobek. Api dari nyala api ini akan didistribusikan ke seluruh negeri.
5. Bumi adalah satu-satunya planet yang diketahui dimana api dapat dihasilkan, planet lain? tidak cukup oksigen.
6. Pasokan Oksigen akan mempengaruhi warna api, api yang rendah oksigen mengandung partikel yang tidak terbakar sempurna dan akan mengeluarkan cahaya kuning. Sebaliknya, api yang kadar oksigennya tinggi akan berwarna biru.
7. Orang Yunani kuno menyalakan api dengan bantuan sinar matahari yang difokuskan. Sebuah cermin berbentuk parabola yang memfokuskan sinar matahari masih digunakan untuk menyalakan obor Olimpiade.
8. Kebakaran “Great Fire of London” pada tahun 1666 menghancurkan 80 persen kota, akan tetapi juga mengakhiri wabah penyakit pes yang telah menewaskan lebih dari 65.000 orang pada tahun sebelumnya. kebakaran ini membasmi tikus dan kutu yang membawa Yersinia pestis, bakteri yang menyebabkan wabah.
Langganan:
Postingan (Atom)